Misteri Mobil Jazz Berisi Mayat dan Puluhan HP di Grobogan
Bos konter HP ditemukan tewas di bagasi mobil Jazz-nya sendiri di Grobogan. Puluhan HP ikut ditemukan. Bagaimana analisisnya?
Drs. Hendra Gunawan
Wartawan / Kontributor Senior

Grobogan, Jawa Tengah – Peristiwa tragis menimpa Candra Waskita (25), seorang bos konter ponsel di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ia ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Honda Jazz miliknya di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (12/2/2025). Yang mengejutkan, polisi menemukan puluhan ponsel yang diduga milik korban di dalam mobil yang sama.
Kronologi Penemuan Mayat dan Puluhan HP
Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kanit Resmob Polres Grobogan, Ipda Agus Prasetyo, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan oleh komplotan perampok. Setelah menculik korban, pelaku membawa korban beserta mobilnya ke lokasi sepi dan membuang mayatnya di bagasi.
“Saat kami buka bagasi, selain menemukan mayat korban, kami juga menemukan puluhan unit ponsel berbagai merek. Diduga itu adalah barang dagangan korban yang ikut dibawa para pelaku,” ujar Ipda Agus, Jumat (14/2/2025).
Barang Bukti dan Proses Penyidikan
Polisi telah mengamankan mobil Jazz bernomor polisi H-1234-ABC sebagai barang bukti. Selain itu, puluhan ponsel yang ditemukan juga disita untuk penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang.
“Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi penculikan. Identitas pelaku sudah kami kantongi, namun belum bisa kami umumkan,” tambah Ipda Agus.
Kronologi Penculikan dan Pembunuhan
Peristiwa ini bermula ketika korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Selasa (11/2/2025). Keluarga korban sempat menerima permintaan tebusan melalui telepon, namun kemudian tidak ada kabar lanjutan. Pada hari berikutnya, warga menemukan mobil Jazz dalam keadaan terparkir di area persawahan yang sepi di Gubug. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan mayat korban di bagasi.
Menurut polisi, korban tewas akibat luka benda tumpul di kepala. Jasad korban telah dibawa ke RSUD Dr. Soedjati Soemodiardjo Grobogan untuk autopsi.
Dampak dan Pesan Keselamatan
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang penjualan barang elektronik, untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan. Polisi mengimbau agar para pengusaha tidak membawa stok barang dalam jumlah banyak sendirian, serta selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat hal mencurigakan atau menjadi korban kejahatan. Kecepatan pelaporan sangat membantu proses penyelidikan,” tutup Ipda Agus.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Diharapkan kasus ini segera terungkap dan para pelaku dapat ditangkap dengan cepat.
Disadur dan diolah dari rujukan berita: detikcom (Lihat berita asli)
Drs. Hendra Gunawan
Penulis dan kontributor ahli di MesinKabar.